Visi Misi dan Tujuan Pendidikan

Visi Misi Pesantren Visi Terciptanya kader pemimpin ummat yang memiliki Jiwa Peantren Misi Melalui pendidikan dan pembinaan menjadikan santri memiliki : Keimanan dan ketakwaan yang kuat (Salimul Aqiidah) Memiliki akhlak yang terpuji (Matinul Khuluk) Berpengetahuan luas, kreatif dan inofativ (Mutsaqoful Fikri) Sehat jasmani dan rohani (Qowiyul Jism wa ar-Ruuh) Karakter kuat, mandiri dan siap berkiprah […]

Selangkapnya..

Jiwa dan Falsafah Pesantren

JIWA PESANTREN Pondok Pesantren Daarul Uluum PUI Majalengka memiliki Jiwa Pesantren yang harus dimiliki oleh setiap civitas dan santri. Hal ini tertuang dalam intisari Intisab yang dicetuskan KH. Abdul Halim. Adapun Jiwa Pesantren berikut ini: 1.     Al-Ghaayah Lillah 2.     Al-Ikhlas 3.     Al-Ishlah 4.     Al-Mahabbah 5.     As-Shidq 6.     Al-Yaqiin 7.     Ridhallah FALSAFAH PESANTREN Falsafah kelembagaan Pondok […]

Selangkapnya..

Sejarah Pondok Pesantren Daarul Uluum

Pondok Pesantren Daarul Uluum Majalengka merupakan lembaga pendidikan agama Islam yang berciri khas pesantren. Keberadaanya tidak terlepas dari seorang sosok pahlawan nasional asli kelahiran Majalengka yaitu KH. Abdul Halim. Lembaga Pondok Pesantren Daarul Uluum ini merupakan sebuah model pendidikan pembaharuan yang memadukan antara pendidikan pesantren dan pendidikan madrasah. Pada awal rintisannya KH. Abdul Halim mendirikan […]

Selangkapnya..

MATSDA Graduation 2018

Selamat anak-anakku kelas IX Madrasah Tsanawiyah Daarul Uluum PUI Majalengka Angkatan 2018. Jadilah orang yang bermanfaat, Bertaqwa, Shalih, Shalihah dan Menjadi perekat umat dimamapun kau berada.

Selangkapnya..

“Iftor Jama’i” Buka Puasa Bersama

Bulan Ramadhan kali ini, perguruan Daarul Uluum mengadakan buka puasa bersama masyarakat sekitar. Pada acara tersebut, diisi tausiyah ramadhaniyah oleh seorang da’i dari Cipasung.

Selangkapnya..

Pesan Pimpinan Pondok Dalam Pembukaan Laporan Pertanggungjawaban Organisasi Santri Daarul Uluum

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Uluum, Ust. Amin Ridwan, M.Pd.I. dalam sambutannya memberikan nasehat kepada para peserta yang hadir. Dalam mengarungi kehidupan berorganisasi seseorang harus memulai dari ta’aruf, yaitu mengenal apa dan bagaimana itu organisasi, harus tahu secara mendalam program – programnya serta kegitannya.

Selangkapnya..