Jiwa dan Falsafah Pesantren

JIWA PESANTREN

Pondok Pesantren Daarul Uluum PUI Majalengka memiliki Jiwa Pesantren yang harus dimiliki oleh setiap civitas dan santri. Hal ini tertuang dalam intisari Intisab yang dicetuskan KH. Abdul Halim. Adapun Jiwa Pesantren berikut ini:

1.     Al-Ghaayah Lillah

2.     Al-Ikhlas

3.     Al-Ishlah

4.     Al-Mahabbah

5.     As-Shidq

6.     Al-Yaqiin

7.     Ridhallah

FALSAFAH PESANTREN

Falsafah kelembagaan

  1. Pondok Pesantren adalah lapangan perjuangan, bukan tempat untuk mencari penghidupan
  2. ikutilah orang-orang yang tidak meminta balasan, tapi mereka yang mendapatkan petunjuk”.
  3. Administrasi yang rapih mutlak dan wajib untuk menjaga kepercayaan.
  4. Ada uang tidak membangun sama dengan tidur, tidak ada uang tidak membangun sama dengan korupsi

Falsafah Pendidkan

  1. Apa yang didengar, dilihat, dirasakan dan dialami santri sehari-hari adalah pendidikan.
  2. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk sesamanya dan yang paling berakhlak al-Karimah.
  3. Diatas langit ada langit
  4. Sebesar keinsafanmu sebesar itu pula keuntunganmu
  5. Berjasalah tapi jangan minta jasa

Falsafah pembelajaran

  1. Metode lebih penting dari materi, guru lebih penting dari metode, dan ruh guru lebih penting dari guru itu sendiri.
  2. Al-adabu fauqal Ilmi
  3. Ilmu untuk amal dan ibadah
  4. Imtihan untuk belajar, bukan belajar untuk Imtihan
  5. Belajar untuk tahu, untuk melakukan, dan untuk hidup bersama-sama mewujudkan cita-cita
Posted in Tentang Pondok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *